KATA Beliau …

Posted on

holaa~
this is my second post in 2012~
i wanna shared abt what I hv done today.
today we(me&myclassmate) hd debated wf my Bahasa’s Teacher. im going to write in Indonesia.

Hari ini, beliau bercerita tentang pemikirannya tentang banyak hal. Mulai dari membahas tentang materi pelajaran sampai ke pemerintahan. Bravo!!
Sedikit banyak sih amku setuju sama pendapatnya yang menurutku agak sia-sia. Why? Kalian akan tahu setelah mebaca seluruh isi post ini.
Hari ini entah sudah yang ke berapa kalinya Pak JG membahas tentang Ujian Nasional yang menurutnya lebih pantas dilakukan oleh para mahasiswa yang akan sarjana. karena menurutnya yang seharusnya di uji itu adalah mahasiswa yang akan menjadi sarjana yang pastinya akan langsung turun ke lapangan untuk bekerja. Tidak etis baginya kelulusan siswa itu lebih besar ditentukan oleh nilai UN. Bagaimana tidak? Masa’ UN yang hanya 4 hari lebih menentukan kelulusan seorang siswa dari pada nilai 3 tahun ia bersekolah.

Kalau tentang hal ini aku setuju. Dan aku semakin setuju sama pendapat Beliau saat dia bilang, “Kenapa kunci jawaban UN setiap tahunnya tidak pernah di beritahu dan kertas hasil ujian tidak pernah dikembalikan?”
Jujur aku belum pernah terpikir sampai ke sana tentang kunci jawaban UN maupun lembaran jawaban UN tersebut. Pemerintah tidak pernah menjelaskan kenapa mungkin karena tidak ada yang bertanya kali ya. Hanya sajaaaa, jika lembaran UN dikembalikkan, setidaknya kita para siswa lebih yakin dengan nilai atau hasil yang di dapat. Buat apa soal dan lembaran jawaban itu disimpan pemerintah? Untuk kemudian dijadikan soal-soal berikutnya di UN selanjutnya? Atau mungkin saja jawaban nya berbeda meskipun soalnya sama? i dont know~ Kalau ingin mendapatkan generasi muda yang berkualitas sebaiknya jangan mengandalkan batas nilai kelulusan yang tinggi tapi kejujuran di semua pihak. Menurutku memulai dari bawah lagi untuk mencapai yang lebih baik bukan hal yang salah.
itu tentang UN.

Sekarang tentang apresiasi pemerintah terhadap bangsa. Mungkin banyak yang bilang ‘jangan tanya apa yang negara telah berikkan untukmu, tapi apa yang telah kamu berikkan untuk negara’.
Well, mari kita lihat. Bangsa Indonesia menurut aku sebenarnya sudah memberikkan sesuatu pada Negara ini. contohnya, SUNGGUH sangat HEBAT memiliki pemuda-pumuda SMK yang berhasil membuat mobil. Itu hal yang luar biasa. Indonesia seharusnya bangga memiliki putra-putra bangsa seperti itu. Jika saja hak paten atas mobil itu dibeli Indonesia kemudian mobil itu diproduksi lebih banyak untuk para masyarakat Indonesia menggunkannya. Kan hebat Indonesia memiliki mobil produksi sendiri. semoga saja bukan negara lain yang akan mengambilnya kemudian mereka gunakkan di negara mereka sebelum indonesia. Sebenarnya banyak orang Indonesia yang sangat pintar tapi lebih diharagai di negara orang lain ketimbang di negaranya sendiri. Tidak heran kalau nantinya orang-orang pintar yang merupakan anak bangsa Indonesia lebih memilih tinggal di luar negeri yang lebih menghargai usahanya.

lalu tentang minyak tanah dan gas.
Ini juga dibahas oleh Beliau tadi. Kita, Indonesia, mewajibkan menggunakan gas padahal kita penghasil minyak bumi. Kalau di luar negeri ya kalau masyarakatnya di wajibkan memakai gas sih tidak apa-apa. Karena negaranya belum tentu menghasilkan minyak bumi. Tapiiii, lagi-lagi Indonesia tidak memanfaatkannya dengan baik. Minyak malah dijual lebih mahal kepada masayarakatnya sendiri. Padahal itu berasal dari bumi Indonesia. Sudah pasti milik orang Indonesia. Tapi orang Indonesia harus membayarnya lebih mahal.

tentang perwisataan.
Danau Toba. Beliau bilang dari keadaan alamnya, Danau Toba lebih memiliki potensi ketimbang Bali. well, kalau yang satu ini aku agak sedikit ragu untuk setuju. Kenapa harus membandingkan Danau dengan Laut? Tapi yah, aku akan tetap jelaskan kenapa beliau berpendapat seperti itu. Menurutnya Bali lebih beruntung karena berada di tangan yang tepat untuk mengelola. Kalau Danau Toba siihh,…..
beliau bilang Danau Toba itu lebih cocok menjadi suatu kota yang memang dikhususkan untuk tempat wisata.

Lalu mengapa aku bilang ini sedikit sia-sia? Karena~ ia hanya seorang diri yang bersuara di depan muridnya . Murid- muridnya belum tentu sependapat dengannya. Mungkin dibalik penyampaian pendapatnya itu dia bermaksud menuntun kami untuk melakukan perubahan untuk Indonesia. Aku juga berharap seperti itu sih. Hanya saja, aku tidak sepenuh hati meyakini hal itu.
Tulisan di atas adalah serangkaian pendapat ku yang terinspirasi dari perkataan Guru Bahasa Indonesia ku tadi. Ini hanya sebuah pendapat. Jika ada yang merasa ini mengandung unsur SARA, kekerasan, dan sebagainya yang berdampak merugikan tolong beritahukan dengan memberi komentar dan aku akan menhapus post ini. Terimakasih.

About Putri

Daddy's lil' daughter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: